SELERA ASAL #BROMO #UPACARA NTAS-NTAS

Posted: August 23, 2011 in SELERA ASAL

Ritual lainnya yang menjadi tradisi secara turun temurun bagi masyarakat Tengger adalah upacara Ntas – ntas. Ntas – ntas adalah suatu prosesi ritual yang dilakukan oleh dukun, bertujuan untuk mengantarkan roh yang telah meninggal, kembali ke sang pemilik.

Upacara diawali dengan membacakan mantera di hadapan perwalian dari orang yang telah meninggal. Masing – masing perwalian membawa sebuah bespa, yaitu satu vas tanah liat yang berisi alang – alang, daun nyangkuh, daun bambu, bunga senikir dan tali pring.

Pada hari itu, ada 7 bespa dari 7 orang yang telah meninggal yang akan diikutsertakan dalam upacara ntas – ntas. Memang kepercayaan disini, keluarga yang ditinggalkan tidak dipaksakan harus langsung mengupacarakan mendiang dalam upacara ntas – ntas. Keluarga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengumpulkan dana untuk persiapan upacara.

Para perwalian tersebut duduk sejajar berhadapan dengan dukun yang memimpin ritual. Tak lupa sesajian yang disiapkan untuk upacara tersebut antara lain : nogosari, kue tetel, wajik, pisang, panggang ayam serta tumpeng.

Setelah mantera selesai dibacakan, bespa dibawa oleh masing – masing perwalian bersama dengan barang – barang peninggalan mendiang menuju ke suatu tempat pembakaran, atau yang biasa disebut punden / danyang. Hampir mirip dengan ritual Ngaben di Bali. Hanya saja kalau di Bali, yang dibakar adalah raga dari yang meninggal. Sementara bagi masyarakat Tengger, yang didanyang atau dibakar adalah bespa, yang dianggap sebagai perwakilan dari roh mendiang. Sementara raga mendiang, tetap dikubur sebagaimana kepercayaan lain lakukan.

Setibanya di punden desa Wonotoro, ke-7 bespa yang telah dimaterakan, dimasukkan kedalam sebuah lubang kecil tempat pembakaran. Menurut kuncen di punden tersebut, prosesi pembakaran bespa haruslah bersamaan. Tidak boleh satu – satu. Dan harus dibakar sampai menjadi abu. Barulah setelah menjadi abu, kuncen dapat meninggalkan tempat.

Selain lubang pembakaran, ada juga lubang lain yang berfungsi tempat untuk berziarah. Disinilah tempat untuk para keluarga yang ditinggalkan “nyekar”.

Tak mau menunggu lama saya ingin sekali mengetahui lebih dalam seputar penganan sesajian. Lewat Ibu  Suyanto, saya belajar bagaimana cara membuat salah satu penganan ritual yang juga menjadi makanan para leluhur pada zaman dulu. Ya, kue juadah dan pepes. Penganan berbahan dasar sangat sederhana dan mudah dijumpai itu cukup mudah untuk dipraktekkan. Bahan Рbahannya antara lain :

  • Kelapa parut
  • Tepung Jagung putih yang dihaluskan
  • Tepung beras
  • Garam, serta
  • Gula

Proses memasaknya pun cukup ringkas dan praktis. Untuk Juadah, tepung jagung dan tepung beras cukup dicampur menjadi satu adonan, ditambahkan air sedikit agar adonan menempel. Dan untuk pemberi rasa gurih, diberi sedikit garam. Selanjutnya adonan siap dikukus. Simpel ya. Sementara untuk pepes, tak jauh berbeda dengan adonan Juadah. Hanya saja air yang dicampurkan kali ini memang berfungsi untuk menghaluskan adonan sampai mengental. Diberi garam untuk pemanis, dan selanjutnya dibungkus kedalam daun pisang yang sudah dikukus terlebih dahulu. Hal ini berfungsi agar daun pisang tidak patah ketika dilipat.

Tak perlu menunggu waktu yang lama untuk dapat menikmati penganan istimewa tersebut. Kurang lebih 15 menit, saya pun sudah dapat menyantap keduanya. Untuk Juadah, rasa yang begitu dominan adalah gurih. Tepung yang lembut begitu berkolaborasi dengan lidah. Mengeluarkan rasa yang begitu nikmat. Begitupun dengan pepes. Legit dari gula dan aroma wangi daun pisang yang membalut pepes, begitu menyempurnakan selera. Istimewa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s